Di tengah berbagai tantangan pembangunan, Kabupaten Pandeglang kini menghadapi masalah serius defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Di satu sisi kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik terus meningkat, Di sisi lain, kapasitas fiskal daerah masih terbatas. Salah satu opsi yang mulai muncul ke permukaan adalah pinjaman daerah.Ucap Yudi Senin,14/04/2025
Yudi mengatakan, Pinjaman memang bisa menjadi alat percepatan pembangunan, tetapi harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Pinjaman tidak boleh untuk menutup belanja rutin atau gaji pegawai.
" Ia hanya sah dan tepat guna jika diarahkan untuk membiayai proyek produktif yang berdampak langsung pada peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat".
Jika Pandeglang mengambil langkah ini, maka partisipasi publik, pengawasan DPRD, dan keterbukaan informasi menjadi mutlak. Jangan sampai kebijakan ini malah menjadi beban fiskal di masa depan.
Mari kita dorong Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar tetap berpijak pada prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang sehat. Karena tanggung jawab anggaran bukan hanya di tangan eksekutif dan legislatif—tapi juga menjadi urusan kita semua sebagai warga yang peduli dengan cara taat bayar pajak.tutup


