Jembatan kiarajajar yang terbuat dari kayu bambu merupakan jalan penghubung antar Desa kiarajangkung dan Desa Sindangkerta Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang
Warga desa dengan mayoritas penduduk petani dan wirausaha.
saya sering merasa kesulitan untuk bertamu ke rumah warga yang membutuhkan pertolongan karna akses jalan yang tidak memadai mirisnya saya sering merasa khawatir ketika melintas ke 2 desa tersebut karna tidak bisa menggunakan roda 2 maupun roda 4 . Ucap Ardila Bidan Desa Sindangkerta Sabtu,29/03/2025
Masih kata Ardila , jika musim penghujan Jembatan yang ada sering ikut hanyut Kendaraan tidak bisa melintas Ketika jam 11 malam ada pasien yang ingin berobat
saya harus berjalan kaki sekitar 1 sampai 2 kilo meter melewati sungai Tanpa lampu penerangan Sesekali saya takut hanyut terbawa arus. tutur ardila
Ilham selaku Perangkat desa Sindangkerta menambahkan, Pemerintah Desa Sindangkerta sudah sering mengajukan proposal baik ke pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Pandeglang Namun sampai dengan hari ini belum juga ada hasil positif.
"Ada 2 jembatan yang kami ajukan Selain yang disebutkan di atas satu lagi yaitu jembatan sungai cikiruh kampung suka maju Jembatan ini rawan banjir" . Ujarnya
Pemerintahan Kecamatan Cibitung Kabupaten pandeglang Mengatakan, Rencana abis lebaran dari Kabupaten mau survey ke desa sindangkerta Semoga bisa melihat ke sana dan ada hasilnya Kita juga mencoba program TMMD. imbuhnya
Yati, selaku mahasiswa Cibitung menambahkan, Semoga Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Banten segera membangunkan jembatan yang layak.
"Karena kasian sekali warga di situ. Bagaimana ketika para warga hendak beraktivitas seperti pergi ke sawah, ke sekolah, dan bekerja".
Tidak bisa menyebrang karena tidak ada jembatan yang layak dan air nya sangat deras, Ketika para pedagang sembako membawa barang dagangan sebanyak dua karung bagaimana cara membawanya jika air deras, jembatan tidak ada dan semua jenis kegiatan masyarakat akan terganggu. pungkasnya

