Pemikiran tentang Tuhan dalam kehidupan modern semakin terancam eksistensinya. Sunda Wiwitan adalah salah satu kepercayaan lokal yang didasari oleh kepercayaan Tuhan yang terancam keberadaanya. Lemahnya pengetahuan tentang Tuhan membuat eksistensi mereka terancam oleh perkembangan zaman. Hal tersebut dibuktikan dengan terus menurunnya jumlah penganut kepercayaan tersebut, minimnya perlindungan, dan terjadinya beberapa kasus yang bertentangan dengan eksistensi mereka seperti sengketa lahan adat.
dari penelitian ini adalah untuk menyadarkan bahwa pentingnya memahami Tuhan dalam kehidupan untuk melindungi eksistensi, identitas, dan dasar kepercayaan dari modernitas khusunya bagi mereka penganut Sunda Wiwitan.
Mang digunakan dalam pelitian ini adalah analisis filsafat ketuhanan meliputi eksistensi Tuhan, sifat-sifat-Nya, sejarah perkemabangan, hingga metode penghayatan kepada-Nya. Setiap butir analisis digunakan untuk mengolah setiap butir kebudayaan yang melekat pada kepercayaan Sunda Wiwitan kemudian dicari keterkaitan real dan logisnya untuk mencari hakikat Tuhan dalan kepercayaan tersebut. Analisis ini diperkuat dengan pendapat para filsuf dan perbandingan pemikiran tentang Tuhan dalam kepercayaan lainnya.
Hasil penelitian ini adalah ditemukannya sistem pemikiran ketuhanan Sunda Wiwitan. Eksistensi Tuhan dapat dibuktikan dengan setiap keberadaan dunia, keteraturan semesta, pengetahuan manusia, dan adanya kebaikan dan keburukan. Tuhan yang dikenal dalam kepercayaan tersebut adalah wujud yang tunggal dalam realitas tunggal sehingga keberadaanya berada di luar jangkauan manusia.
Tuhan berelasi dengan manusia dengan memberikan dunia sempurna, kehidupan, pengetahuan, perlindungan, dan pengadilan kepada manusia. Tuhan memberikan petunjuk melalui utusan-Nya dan pedoman berupa pikukuh dan buyut. Manusia menanggapi pemberian Tuhan dengan mentaati pikukuh, melakukan ibadah, dan menjalankan kehidupan adat sehingga terciptalah kehidupan adat religius dan harmonis antara manusia dan alam.
Pustaka universitas gajah Mada.

.jpeg)
