Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang, Banten, mencatat 18 kecamatan dari 35 kecamatan terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dalam empat hari, banjir sudah berlangsung sejak hari Senin akibat curah hujan yang tinggi.
"Ini sudah masuk hari ke empat, untuk banjir ada di 18 Kecamatan. Tapi Lima Kecamatan diantaranya sudah berangsur surut, dan sisanya masih dalam penanganan," ucap Kepala BPDB Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan di Pandeglang,Senin 9/12/2024
Diantara nya Ke-18 kecamatan tersebut antara lain Cikeusik, Angsana, Bojong, Cibaliung, Cigeulis, Cisata, Labuan, Munjul Pagelaran, Pulosari, Saketi, Sindangresmi, Sobang, Sukaresmi, Panimbang, Picung, dan Menes. Dan wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Patia dan Angsana.
Ada 4.432 keluarga yang terdiri atas 15 ribu jiwa yang terdampak banjir, dan angka tersebut masih fluktuatif, karena terus dilakukan pendataan.
Warga yang terdampak banjir masih ada yang bertahan di rumah nya masing-masing. Serta sebagian lainnya memilih mengungsi yang berada di Kecamatan Pagelaran.
"Insyallah akan segera surut, karena kondisi cuaca saat ini intensitas hujannya juga sudah tidak terlalu tinggi, apalagi besok diperkirakaan relatif tidak hujan," ujarnya
Sementara itu, pihaknya menyampaikan untuk bantuan yang diperlukan saat ini yakni mulai dari pakaian, selimut, makanan, serta obat-obatan.
juga di himbau agar masyarakat waspada dengan intensitas cuaca yang masih labil.

