Pandeglang, Munculnya beberapa dugaan yang telah terjadi di wilayah pendidikan kecamatan sindangresmi dugaan yang mencatut nama kormind Kecamatan sindangresmi.
Hal ini di ketahui oleh beberapa Narasumber yang enggan di sebutkan namanya, pasalnya uang biaya oprasional sekolah (BOS) yang seharus nya di kelola oleh kepala sekolah tanpa intervensi dari pihak manapun lain hal nya dengan di Kecamatan sindangresmi Kabupaten Pandeglang.
Uang Bantuan Oprasional Sekolah yang di peruntukan sekolah telah di intervensi keuangan Bantuan Oprasional Sekolah dari beberapa narasumber yang mengatakan kormind sampai berani meminta setoran sebesar RP. 200.000 ribu rupiah Per bulan dari kepala sekolah. Senin,12/01/2026
Dari kelanjutan Narasumber, padahal kormind tugas dan pokoknya Tupoksi hanyalah (Koordinator Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Dasar).
Dengan tugas Mengkoordinasikan kegiatan pembinaan dan pengembangan pendidikan dasar di tingkat SD
Mengawasi pelaksanaan program pendidikan dasar di SD
Mengevaluasi kinerja guru dan staf SD
Mengembangkan kurikulum dan program pendidikan dasar
Membina hubungan dengan orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Juga Mengkoordinasikan kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan bakat siswa
bahkan Menyusun laporan kegiatan dan hasil evaluasi pendidikan dasar.
Dirinya mengatakan lebih lanjut, namun sampai berani meminta uang setiap per bulan dari dana Bantuan Oprasional (BOS) cair sebesar Rp.200.000 per sekolah dari 20 sekolah negeri dan 1 sekolah swasta yang ada di Kecamatan Sindangresmi Kabupaten Pandeglang. jelasnya
Ringkasnya peruntukan anggaran nya tidak jelas bahkan ada yang mengatakan RP.50.000 itu untuk iuran ke anggotaan K3S dan yang Rp. 150.000 Ribu Rupiahnya belum jelas peruntukan nya. jelasnya
bahkan tupoksi kormind sudah keterlaluan bukan nya membantu sekolah sekolah yang kecil dan minimnya keuangan lain hal nya dengan kormind sindang resmi lebih memilih memungut iuran bulanan dari sekolah anggaran Dana Bantuan Oprasional Sekolah(BOS)
Pihak jurnalis Propamnewstv masih mencoba mengkonfirmasi pihak dinas terkait untuk di mintai keterangan lebih lanjut. Pungkasnya


